Tampilkan postingan dengan label Olahraga. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Olahraga. Tampilkan semua postingan

Real Madrid tertarik melawan Timnas Indonesia


 

Duta Besar RI untuk Spanyol Adityawidi A Asmady telah menjumpai Presiden Real Madrid Florentino Perez. Dalam pertemuan itu kedua pihak telah mendiskusikan kemungkinan Madrid untuk mencoba timnas Indonesia.

Bos Madrid itu mengaku kagum dengan tingginya animo warga Indonesia, bahkan menurut info yang dimiliki Madrid, suporter asal Indonesia memiliki rekor yang terbesar di dunia.

Mengenai rencana Los Blancos ke Indonesia, Perez mengaku telah mendapat dukungan dari pejabat teras Pemerintah Spanyol agar timnya bertandang ke Indonesia.

Presiden Florentino menanggapi dengan ketertarikan yang tinggi atas kemungkinan Real Madrid berkunjung ke Indonesia, dan mengharapkan tim sepak bola yang dipimpinnya dapat merumput di Indonesia. Dalam pertemuan tersebut, Florentino didampingi orang kedua Real Madrid, Direktur Jenderal Eksekutif, Jose Angel Sanchez.

Menurut Sanchez rencana itu belum dapat diwujudkan tahun ini karena sibuknya jadwal pertandingan tim racikan Jose Mourinho tersebut di kompetisi lokal maupun Eropa. Menurutnya, realisasi kunjungan Real Madrid ke Indonesia paling cepat pada 2012. 
Sumber:inilah.com
BACA SELENGKAPNYA

Riedl membantah konspirasi kekalahan Indonesia di Final AFF 2010



Satu minggu terakhir publik sepakbola Indonesia dibuat terkejut dengan munculnya surat kaleng yang isinya menuduh dua petinggi Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) berkonspirasi dengan bandar Judi Malaysia.

Konspirasi itu berhubungan dengan kekalahan yang menimpa Timnas Garuda saat bertandang ke Stadion Bukit Jalil, Malaysia pada leg pertama Final AFF Cup 2010. Dalam surat kaleng yang disebutkan ditujukan untuk kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono itu, pengirim yang mengaku sebagai pegawai Ditjen Pajak bernama Eli Cohen menuduh dua pejabat teras PSSI masuk ke dalam ruang ganti pemain untuk memberikan instruksi kepada timnas.

“Saya tidak tahu tentang isu konspirasi tersebut. Tapi, satu hal yang dapat saya tegaskan tak ada satupun orang yang masuk ke ruang ganti pemain. Yang ada dalam ruangan itu hanya saya, staff, manajemen, dan para pemain,” kata ALfred Riedl dengan nada tegas seusai memimpin sesi latihan pagi, Kamis (3/2/2011).

Untuk hal itu Riedl menjamin bahwa pernyataannya tidak asal-asalan. “Saya sangat menjamin tak ada satupun orang yang masuk ke ruang ganti seperti yang diberitakan (berdasarkan tudingan di surat kaleng itu),” imbuhnya.

Menurut pelatih asal Austria itu jika terbukti ada orang yang masuk ke ruang ganti pemain selain yang berkepentingan maka ia akan mengizinkan siapapun termasuk penonton untuk melakukan hal sama pada pertandingan selanjutnya.

“Jika memang ada terbukti, mungkin lain kali saya akan memperbolehkan Anda (wartawan) ataupun penonton untuk melakukan hal sama,” sindirnya.
Sumber: inilah.com
BACA SELENGKAPNYA

Empat anggota timnas Indonesia dikirim ke Real Madrid



Empat pemain timnas Indonesia, Ahmad Bustomi, Okto Maniani, M Nasuha, dan Firman Utina, akan bertamu di markas Real Madrid di Spanyol. Keempatnya bahkan bisa ikut melihat kegiatan latihan dan pertandingan kandang El Real.

Keempat pemain beruntung ini mendapat dukungan dana dari Dua Kelinci. Mereka akan dikirim bersama 12 pemenang undian yang beruntung.

"Semoga program ini bermanfaat bagi kami semua. Kami juga bisa langsung melihat permainan gaya Eropa," kata Bustomi yang hadir di acara jumpa pers mewakili tiga rekannya yang berhalangan hadir di Lapangan Plaza Area Soemantri Brodjonegoro, Sabtu 29 Januari 2011.

Sayangnya tidak disebutkan jadwal pasti keberangkatan ke-16 orang Indonesia yang luar biasa ini. Menurut Edwin Sutiono sebagai Direktur PT. Dua Kelinci, harus ada beberapa penyesuaian yang dilakukan. Termasuk soal jadwal para pemain timnas.

Dalam acara konferensi pers ini hadir pula mantan pemain El Real, Luis Figo. Dia datang sejak Jumat 28 Januari kemarin dan akan bertemu warga Jakarta di Silang Barat Monas, Minggu besok.
Sumber: VIVAnews
BACA SELENGKAPNYA

Awal tahun 2011 Taufik gagal merebut gelar juara bulu tangkis



Atlit bulu tangkis Indonesia gagal merebut gelar dalam Malaysia Open Super Series 2011, setelah Taufik Hidayat memperoleh kekalahan dari pemain Malaysia Lee Chong Wei 8-21, 17-21.

Dalam pertandingan yang berlangsung di stadion Putra Bukit Jalil, Minggu, Taufik pada game pertama sulit mengembangkan permainan karena terus mendapatkan tekanan dari Chong Wei sehingga banyak pukulannya yang keluar dan menyangkut di net. Akhirnya kalah dengan angka cukup telak, 8-21.

Pada babak kedua, Taufik mencoba bangkit dengan terus menyerang, namun Chong wei melayani permainan rivalnya itu. Bahkan, sejumlah pukulan smash yang tajam dan berbahaya, semakin memberatkan Taufik untuk meraih angka.

Pada game kedua tersebut juga masih dikuasai oleh pemain Malaysia tersebut, sehingga Taufik akhirnya kalah dengan skor 17-21.

Slesai turnamen Taufik mengakui lawannya bermain bagus dan Chong Wei mendapat dukungan penuh dari penonton. "Dia bermain bagus, sedangkan saya sulit mengembangkan permainan. Ya, itulah hasilnya, dia menang? Ungkap Taufik. Namun demikian, dia menambahkan, dirinya akan berusaha mengalahkan Chong Wei bila berhadapan di turnamen lainnya.

Sedangkan Chong Wei merasa kemenangannya untuk Malaysia, karena hanya dia satu-satunya pemain yang tersisa mewakili negaranya. "Saya berusaha melakukan yang terbaik dan kemenangan ini adalah untuk negara," ungkapnya.

Sementara itu, kegagalan Taufik ini menjadikan tidak ada satupun pemain Indonesia yang ikut dalam turnamen tersebut merebut juara. Sedangkan empat partai lainnya, yaitu tunggal putri, ganda putra, ganda putri, dan ganda campuran dipegang oleh pemain-pemain China.
Sumber: ANT 
BACA SELENGKAPNYA

Motor resmi Ducati milik Rossi di seri GP 2011





Ducati Desmosedici GP11 yang akan jadi tunggangan Valentino Rossi pada musim balapan 2011 sudah resmi dipublikasikan. Meski warna merah adalah ciri Ducati, nuansa Rossi ikut meramaikan. Motor Rossi itu dipamerkan, Rabu (12/1/2011) waktu setempat, dalam acara Wrooom2011 yang digelar di hamparan salju wilayah Dolomites, Italia.

Sebagai penghargaan untuk Rossi, motor tersebut ikut menghadirkan suasana warna favorit The Doctor, yaitu kuning. Warna itu hadir di sejumlah tempat di motornya –seperti juga di sekujur kostum balapnya. Kehadiran nomor 46 di motor memperkuat ciri Rossi di motor Ducati itu.



Akan tetapi, motor itu tetap didominasi oleh warna Ducati/Marlboro yaitu merah dan putih. Untuk warna putih, Crash juga menyebut kalau area rambahannya di motor lebih meningkat ketimbang tahun lalu.

Motor yang dipakai oleh Rossi dan rekan setimnya, Nicky Hayden, juga akan terlihat sedikit berbeda. Masalahnya bagian-bagian di motor Rossi yang berwarna kuning akan jadi hitam di motor Hayden.



“GP11 Ducati akan mulai meroda di (ujicoba) Sepang sebagai ‘langkah nol’,” ujar Direktur Teknik Ducati Filippo Preziosi di Autosport, memberikan info kalau Ducati sudah menyiapkan sejumlah langkah pengembangan ke depan.
Sumber: beritaunik.net
BACA SELENGKAPNYA

Bermain imbang, MU tetap perkasa



Bermain dengan 10 orang sejak menit ke-74, Manchester United (MU) mampu bermain seri 0-0 dengan Tottenham Hotspur pada pertandingan Premier League di White Hart Lane, Minggu (16/1/2011). Mereka pun mengoleksi 45 poin dan naik satu tingkat ke puncak klasemen, menggeser Manchester City yang kalah selisih gol saja.

Bermain sebagai tim tamu, MU mampu mengawali pertandingan dengan sebuah serangan berujung tembakan dari Wayne Rooney, yang sayangnya meleset dari sasaran. Setelahnya, selama 15 menit, MU mengalami tekanan berat dari tuan rumah. Mengandalkan Gareth Bale, Aaron Lennon, dan Luka Modric, Tottenham mampu membombardir kotak penalti MU dengan umpan-umpan silang akurat.

Sayang, permainan bagus lini tengah tidak diimbangi kualitas lini depan. Peter Crouch yang bekerja sendirian kesulitan melepaskan diri dari kawalan Nemanja Vidic. Hasilnya, selain eksekusi Crouch yang meleset pada menit kesepuluh, Tottenham nyaris tidak menciptakan peluang berarti lain. Hal ini patut disayangkan mengingat mereka betul-betul mampu menekan MU.

Baru pada menit ke-16, MU mulai bisa mengembangkan permainan dan perlahan memberikan tekanan kepada tuan rumah. Namun, sikap disiplin yang dimiliki barisan belakang Tottenham membuat usaha MU kerap kandas sebelum sempat melakukan eksekusi.

Di tengah kesulitan itu, Rooney nyaris menembus gawang Gomes pada menit ke-22. Memanfaatkan umpan Dimitar Berbatov, ia menembakkan bola secara akurat. Sayang, tembakan itu masih bisa ditepis Gomes di luar garis gawang.

Permainan tidak banyak berubah setelah itu. Kedua timberusaha melakukan serangan, tetapi barisan bek kedua tim bermain disiplin sehingga keduanya sulit menyelesaikan serangan dengan eksekusi gol.

Setelah tak ada solusi sampai menit ke-40, Tottenham menurunkan tempo permainan dan memperbaiki penguasaan bola. Meski kemudian bisa mengurangi daya serang tim tamu, mereka gagal membuat gol, sampai peluit turun minum berbunyi.

Memasuki babak kedua, kedua tim kembali menampilkan permainan terbuka, dengan tetap mampu menjaga konsentrasi. Hasilnya, kedua tim tetap rajin berbalas serangan, tetapi sulit menciptakan peluang gol.

Di tengah kebuntuan itu, Tottenham mendapat keuntungan berupa kartu kuning kedua yang diterima bek MU, Rafael, setelah melanggar Benoit Assou-Ekotto pada menit ke-74. Mereka pun menambah daya serbu, seperti terlihat dari keputusan Harry Redknapp menarik gelandang Wilson Palacios dan memasukkan penyerang Jermaine Defoe pada menit ke-78.

Dengan 2 penyerang, koordinasi lini serang Tottenham Spurs tampak lebih kompak. Sayang, itu tidak diikuti oleh perbaikan penyelesaian akhir.

Di sisi lain, meski tertahan, MU mampu menjaga konsentrasi. Meski mengalami penurunan daya serbu, mereka mampu menghambat gol tuan rumah. Skor 0-0 pun bertahan sampai akhir pertandingan.

Selama 1,5 jam, spurs menguasai bola sebanyak 56 % dan melepaskan dua tendangan akurat dari 16 tendangan. MU menciptakan empat tendangan akurat dari tujuh percobaan.
Formasi pemain: 
  • Tottenham: Gomes; Michael Dawson, William Gallas, Benoit Assou-Ekotto, Alan Hutton; Luka Modric, Wilson Palacios (Jermain Defoe 78), Rafael van der Vaart, Gareth Bale, Aaron Lennon; Peter Crouch.
  • MU: Edwin van der Sar; Nemanja Vidic, Rio Ferdinand, Patrice Evra, Rafael; Michael Carrick, Darren Fletcher, Ryan Giggs, Nani (Anderson 62); Wayne Rooney, Dimitar Berbatov (Javier Hernández 78) Wasit: Mike Dean.
Sumber: kompas
BACA SELENGKAPNYA

Valcke menandatangani surat FIFA tentang LPI



Kejanggalan terdapat dalam surat balasan FIFA mengenai tanggapan Liga Primer Indonesia (LPI) yang diterima oleh PSSI. Sebab, surat tersebut tidak ditandatangani oleh badan sepak bola tertinggi di dunia tersebut. Surat tersebut ditunjukkan oleh Sekjen PSSI Nugraha Besoes dalam jumpa pers yang diselenggarakan di Hotel Century, Kamis (13/1/2011).

Surat tersebut tidak memiliki tanda tangan sehingga tidak diketahui jelas siapa pihak FIFA yang menulis surat tersebut. Bahkan, dalam surat yang ditulis dengan bahasa Inggris tersebut tidak dibubuhi stempel FIFA.

Surat tersebut merupakan balasan FIFA atas laporan PSSI mengenai LPI. Dalam surat yang dikirimkan lewat faksimile tertanggal 13 Januari tersebut, FIFA meminta agar PSSI memberi sanksi kepada pihak-pihak yang terkait dalam kompetisi bentukan Arifin Panigoro tersebut.

Kejanggalan juga ditemui dalam surat terjemahan yang dibuat oleh PSSI. Dalam sudut kiri bawah surat tersebut disediakan kolom untuk tanda tangan General Secretary FIFA Jerome Valcke. Padahal, hal tersebut tidak ditemui pada surat asli.

Nugraha juga seperti hati-hati menunjukkan kedua surat tersebut kepada wartawan. Ia hanya menunjukkan surat terjemahan kepada wartawan tanpa menunjukkan surat asli. Terkait hal tersebut, Nugraha mengklaim surat tersebut ditandatangani oleh FIFA. "Tanda tangan Sekjen ada di lembaran kedua," jelas Nugraha.

Selang 1 hari setelah kejadian tersebut (hari ini 14/1/2011) surat dari FIFA kepada PSSI terkait keberadaan Liga Primer Indonesia (LPI) tsb baru ditandatangani oleh Sekretaris Jenderal FIFA, Jerome Valcke.

Pada berita itu disampaikan bahwa surat dari FIFA tidak ditandatangani oleh pejabat berwenang. Namun, sesuai copy surat tersebut, seperti yang dikutip dari Kompas.com, terdapat dalam bentuk data komputer berjenis PDF, ada tanda tangan Valcke pada halaman kedua.

Surat tersebut berisi pernyataan bahwa PSSI adalah badan pengelola liga-liga yang ada di Indonesia dan, dengan begitu, berhak memberikan sanksi kepada liga yang diselenggarakan oleh pihak selain PSSI, dalam hal ini LPI.
Sumber: kompas.com
BACA SELENGKAPNYA

Atlit tampan tetapi paling dibenci



Bintang Manchester United 1960-an, George Best, dianggap sebagai pemain sepak bola tertampan yang pernah ada. Sosoknya dipuja dan dibenci, bahkan setelah kematiannya.

Saya sempat mencoba melupakan wanita cantik dan alkohol. Hmmm! Itu merupakan 20 menit yang sangat menyiksa.” Best memang merupakan pemain bertalenta tinggi. Ia memiliki teknik sepak bola tinggi yang didukung dengan kemampuan adaptasi permainan.

Pada 1968 ia membawa Manchester United menjuarai Piala Eropa. Hanya karena ia berasal dari negara kecil, Irlandia Utara, Best tidak pernah ikut di ajang pesta sepak bola antarnegara Eropa ataupun di Piala Dunia.

Namun, gaya hidup Best di luar lapangan sering dikecam orang. Ia merupakan seorang yang hedonis: menyukai pesta, perempuan cantik, dan minuman keras. Kebiasaannya ini sering dianggap mengganggu profesinya sebagai pemain sepak bola. Namun, Best mengaku tidak bisa mengatasi kebiasaannya ini. Pada 1969 ia pernah mengatakan,

“Saya sempat mencoba melupakan wanita cantik dan alkohol. Huh! Itu merupakan 20 menit yang sangat menyiksa.”

Bayangkan, hanya 20 menit! Nyatanya, Best memang tidak pernah lepas dari wanita cantik dan alkohol. Bahkan, alkohol pula yang menyebabkan kematiannya pada 25 November 2005.

Di tanah kelahirannya di Belfast timur, Irlandia Utara, sampai kini nama Best masih dikenang orang, baik oleh pemuja maupun ternyata pembencinya. Sebuah lukisan di dinding (mural) George Best di wilayah tersebut minggu lalu tiba-tiba lenyap dan digantikan lukisan pohon yang sangat biasa. Padahal, lukisan Best yang terletak di Woodstock Road tersebut selama ini dianggap sebagai salah satu aset penarik wisata saat melintasi Belfast timur.

Sekelompok orang menganggap pemujaan terhadap Best tersebut sebagai sesuatu yang berlebihan. Andy Moorhead dari kelompok East Belfast Alternatives mengaku perubahan tersebut dilakukan atas permintaan banyak orang. “Kami mencoba memperlihatkan kepada dunia dan penduduk Irlandia Utara bahwa masih banyak orang dari Belfast timur yang berjasa dibandingkan George Best,” kata Moorhead. “Tidak ada kebencian pribadi terhadap George.”

Namun, banyak pihak juga menyesalkan penghilangan mural ini. Elaine Futon yang memiliki penginapan di sekitar tempat itu menyebut mural tersebut selama ini telah menarik perhatian wisatawan yang datang ke wilayah tersebut.

Hal sama dinyatakan Norman McNarry yang menikah dengan adik George, Barbara. Ia menyebut keluarga Best tidak mengetahui adanya pemindahan mural ini. “Saya sempat membawa teman-teman dari Russia, Jepang, Skandinavia, dan seluruh dunia lain yang sangat tertarik dengan mural ini,” katanya.
Kabarnya, mural dari beberapa tokoh Belfast timur akan ditempatkan kembali di wilayah tersebut, termasuk George Best, tetapi dengan quota yang jauh lebih kecil.

Sumber: Beritaunik.net
BACA SELENGKAPNYA

Jenifer Kurniawan kekasih Irfan Bachdim


Nama Jennifer Kurniawan melonjak seiring naiknya popularitas pemain bola nasional Irfan Bachdim yang tak lain adalah pacarnya. Jennifer pun kini semakin sering muncul di media nasional. Yahoo! Indonesia OMG punya foto ekslusif Jennifer Kurniawan.Chek it out ...!!!




 Sumber: yahoo.com
BACA SELENGKAPNYA

LPI seharusnya mendapat sambutan baik



Bergulirnya Liga Primer Indonesia (LPI) seharusnya disambut baik karena kompetisi tersebut bertujuan memandirikan klub-klub yang bernaung. Demikian disampaikan juru bicara LPI, Abi Hasantoso.

Abi berharap, kehadiran LPI disikapi dengan wajar. Sebab, menurutnya, LPI sebenarnya merupakan kompetisi yang membawa nilai-nilai perubahan yang membangun. Menurutnya, LPI berusaha membangun kompetisi yang bersih.

"Seharusnya LPI disambut baik karena kehadiran LPI untuk memajukan prestasi sepak bola nasional seperti dituangkan dalam butir-butir hasil Kongres Sepak Bola Nasional yang berlangsung tahun lalu di Malang, Jawa Timur," ujar Abi di Jakarta, Rabu (5/1/2011).

Selain itu, dikatakan Abi, LPI juga mendapatkan dukungan penuh masyarakat. Semangat yang diusung LPI sesuai harapan masyarakat adanya kompetisi yang adil dan bersih.

"LPI justru mendapat dukungan penuh dari seluruh masyarakat Indonesia yang mencintai sepak bola untuk menyelenggarakan kompetisi yang bersih, fair play, dan memandirikan klub-klub anggotanya. Terlebih lagi, klub-klub LPI tidak menggunakan uang rakyat yakni dana APBD," paparnya.

Soal adanya pro dan kontra kehadiran LPI, ia menilai hal itu biasa. Namun, ia berharap hal tersebut tidak disikapi terlalu over. "Ini dinamika yang terjadi dan wajar saja. Kalau ada yang mendukung PSSI tak ada masalah," kata Abi.
Sumber: kompas.com
BACA SELENGKAPNYA

LPI akan bertabur bintang sepak bola asing



Liga Primer Indonesia atau LPI yang akan berlangsung pada 8 Januari mendatang dipastikan bakal menarik. Beberapa pemain terkenal yang pernah membela klub-klub raksasa Eropa, seperti Edgar Davids, Nicky Butt, Robbie Fowler, Diego Tristan, dan Rigobert Song, bakal berpartisipasi pada kompetisi yang dicetus oleh Arifin Panigoro itu.

Wacana tersebut bukan isapan jempol belaka. Pasalnya, konsorsium LPI mengaku sedang mendekati para mantan bintang dunia tersebut agar bersedia merumput di Tanah Air. "Ya, benar. Konsorsium memang akan mendatangkan para pemain itu. Mereka sedang didekati agar mau main di Indonesia," ujar Meiriyon Moeis, CEO Batavia Union FC, klub peserta LPI.

Yon mengungkapkan, para pemain tersebut dikontrak oleh konsorsium. Mereka kemudian akan ditempatkan di beberapa klub peserta kompetisi. Meski begitu, Yon mengaku belum bisa mempublikasikan nilai kontrak dan klub yang akan dibela oleh pemain tersebut.

"Mungkin mereka akan ditempatkan di klub-klub yang ada di kota-kota besar, tetapi ini baru kemungkinan. Kami masih membahasnya," kata Yon.

Lebih lanjut, Yon mengatakan, pada awalnya konsorsium LPI akan mendatangkan 18 pemain agar setiap peserta LPI, yang berjumlah 18 klub, mendapat jatah satu mantan pemain dunia. Sayangnya, konsorsium akan mendatangkan sekitar enam orang saja.

Butt disebut-sebut sudah hampir dipastikan bergabung. Adapun Fowler masih harus berunding dengan istrinya. Mantan pemain Liverpool itu kini berdomisili di Australia dan masih terikat kontrak dengan Perth Glory. Namun, dia dikatakan sudah bersedia pindah ke Indonesia.

Beberapa klub peserta LPI saat ini sedang menjalani laga pramusim. Sebanyak 13 klub berpartisipasi pada laga pramusim yang akan diselenggarakan di tiga kota itu, mulai Senin (29/11/2010). Klub-klub itu dibagi ke dalam tiga grup. Grup A terdiri dari Batavia Union FC, Bogor Raya FC, Jakarta 1928, dan Manado United. Mereka berlaga di Stadion Persikabo, Bogor. Grup B bertanding di Stadion Manahan, Solo, dan diikuti oleh Solo FC, Bandung FC, Medan Chiefs, Persema, dan Tangerang United. Adapun Bali FC, Semarang United, Persebaya, dan Real Mataram menghuni Grup C dan berlaga di Stadion Jatidiri, Semarang. 
Sumber: kompas.com
BACA SELENGKAPNYA

Ribuan fans tetap mendukung Timnas Indonesia



Dukungan masyarakat terhadap tim nasional Indonesia tak menurun setelah kekalahan 3-0, dalam pertandingan pertama final Piala AFF 2010 melawan tim nasional Malaysia. Seribuan orang masih antusias menyaksikan latihan timnas Indonesia yang digelar di Lapangan C, Senayan Jakarta, Senin 27 Desember 2010.

Masyarakat tampak memadati luar pagar di sekeliling Lapangan C, sambil memberikan semangat kepada timnas yang sedang berlatih di bawah instruksi pelatih, Alfred Riedl dan asisten pelatih Wofgang Pikal.

Tua, muda, laki-laki, dan perempuan, semua setia berdiri dan memberikan semangat dari luar lapangan. Asri misalnya, ibu berusia 45 tahun, bersama anaknya, Dinda yang berusia 9 tahun rela jauh-jauh dari Bekasi datang ke Senayan khusus untuk menyaksikan latihan timnas.

"Saya ingin melihat timnas tetap semangat, makanya saya ajak anak saya ke sini sekalian membeli kaos timnas untuk Dinda," kata Asri.

Asri pun berharap dukungan masyarakat ini bisa mendongkrak semangat timnas yang akan menghadapi Malaysia dalam pertandingan kedua final Piala AFF yang akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Kamis 29 Desember mendatang. "Semoga timnas tetap semangat," kata dia.

Sementara itu, Purnomo (29), berharap kekalahan pada pertandingan pertama final tak menjadi beban bagi timnas. Dia berharap, timnas mampu tampil cantik sseperti waktu mengalahkan Malaysia 5-1 dalam fase penyisihan grup yang lalu.

"Kekalahan kemarin harus dibalas. Timnas pasti bisa bermain seperti ketika mengalahkan Malaysia dalam penyisihan," kata Purnomo.

Tak hanya para masyarakat, para pedagang atribut timnas pun masih antusias menggelar dagangannya. Yanto misalnya, meskipun mengaku penjualannya menurun, barang dagangannya masih laku keras. "Meski pun tidak seramai kemarin, masih banyak yang membeli kaos saya," kata dia.

Mereka bahkan tak jarang memanggil nama masing-masing pemain saat mendekat ke arah pagar. Nama-nama pemain juga terus diteriaki saat giliran mendapat bola.

Dalam latihan ini, tidak seperti biasanya hadir Ketua Umum PSSI Nurdin Halid. "Saya hanya ingin melihat timnas latihan," kata Nurdin sesaat menuju tribun lapangan.

Selain itu, meskipun tidak terlalu ketat, kelihatan juga aparat keamanan berjaga-jaga di luar lapangan. Selain polisi, tampak juga sejumlah personel TNI dengan senapan berjaga-jaga. 
Sumber: vivanews
BACA SELENGKAPNYA

Perang kata-kata fans Indonesia dan Malaysia



Pertarungan di lapangan bola antara Tim Nasional Indonesia vs Malaysia ternyata juga terjadi di media sosial Twitter. Sejak semalam sampai sore ini, topik Malaysia bertahan di jajaran trending topik (topik paling top).

Pada pukul 16.30, Senin 27 Desember 2010, terdapat dua topik yang berkaitan dengan Malaysia yakni #malaysiacheatlaser dan HATE MALAYSIA. Namun 15 menit setelah itu, tersisa HATE MALAYSIA saja.

Seseorang yang memakai akun @audiani menyayangkan topik terakhir ini. "Kenapa TT nya ada hate malaysia? it just a game! gw sih setuju klu #malaysiacheatlaser jd TT, tapi jangan bawa2 negara lah!" ujarnya.

@ivanazmi juga berpendapat sama. "#malaysiacheatlaser oke itu fine. tapi ini udah keterlaluan. gada bedanya kita sama orang malaysia," ujarnya.

Seseorang yang memakai akun @jezzahlia juga turut mengkritik. "HATE MALAYSIA?? LOL..if that so, panggil semua rakyat Indonesia balik ke Indonesia. Why must you stay at the country that you hate? LOL"

Namun @audiani dan @jezzahlia sepertinya minoritas saat ini. Topik yang bernada "menyerang" Malaysia ini terus bertambah setiap detiknya.

Apakah ini akan bertahan sampai Rabu 29 Desember nanti, saat Timnas Indonesia menjamu Timnas Malaysia di pertandingan leg kedua di Senayan? 
Sumber: vivanews
BACA SELENGKAPNYA

Timnas Merah Putih diserang laser dari 5 penjuru di Stadion Bukit Jalil



Sikap suporter Malaysia yang tidak fair dan licik dengan mengincar wajah para pemain timnas Indonesia dengan lesatan sinar laser ternyata menjadi kenyataan.

Dalam pertandingan leg 1 babak final AFF Suzuki Cup 2010 di Stadion Bukit Jalil, Kuala Lumpur, Minggu (26/12/2010) malam, sinar berbahaya itu beberapa kali terlihat tepat mengarah ke para pemain Indonesia. Bahkan, kiper Markus Horison sampai harus protes kepada wasit agar menghentikan pertandingan sejenak karena ada gangguan sinar tersebut.

Menurut seorang suporter timnas Indonesia yang saat ini hadir di stadion, Ahmad Susprianto, paling tidak ada lima titik asal sinar laser tersebut yang datang dari area belakang gawang Markus Horison.

“Itu yang bisa kami lihat dari sini. Mungkin saja lebih karena dari sisi samping. Tepat di seberang tribun VIP juga ada. Yang pasti, pada babak kedua nanti baru terlihat dari sudut mana saja sinar itu berasal,” tutur Ahmad, yang mengaku menggunakan teropong untuk memastikan asal sinar.

Sebelumnya, pihak Indonesia sudah mengkhawatirkan adanya serangan sinar laser yang bisa mengganggu konsentrasi pemain karena diarahkan tepat ke bagian kepala atau mata. 
Sumber: Tribunnews/Kompas
BACA SELENGKAPNYA

Status twitter Timnas Indonesia pada pagi hari 27 Desember 2010



@bepe20
•Bambang Pamungkas•: Bukankah masih ada 90 menit lagi di Jakarta kawan-kawan.. Tetap Semangat…!!! #Indonesiamasihbisa

@IrfanBachdim10
Irfan Bachdim: Lets forget yesterday and make things right in Jkt!!

@IrfanBachdim10
Irfan Bachdim: WINNERS NEVER QUIT!!!

@Bustomi_19
AB 19: Sebuah tamparan dr Alloh untuk kta semua bahwa kta blm juara blm apa2 tp sdah byk yg takaburrr…….!!!

@FirmanUtina15
firman utina: Tenanglah kawan kita belom kalah di Final,di GBK masih ada 90 menit untuk menciptakan gol lebih dari 4. Tetap semangat Indonesia!
Sumber: kaskus.us
BACA SELENGKAPNYA

Twitter milik pemain timnas Indonesia



Nama Timnas merah putih semakin populer setelah sukses mengalahkan Filipina. Di Twitter pun, akun mereka terus dicari. Inilah daftar pemain Timnas yang menggunakan Twitter. Di akun Twitter milik Bambang Pamungkas, Bepe20, pria kelahiran Semarang, 10 Juni 1980 ini menyebutkan sembilan akun rekan timnasnya di Twitter. Yaitu Markus Harison dengan akun Markusharison, Irfan Bachdim dengan IrfanBachdim10.

Kemudian Arif Suyono dengan arifsuyono, Ahmad Bustomi dengan Bustomi_19, Hamka Hamzah dengan Hamkahamzah23 dan Yongki Ariwibowo dengan yongki_ari. Selain itu, ada pula Johan Juansyah dengan juansyah_19. Bambang Pamungkas juga sempat menyebutkan akun Twitter ridwan_eng dan m_roby16. Tetapi, kedua akun Twitter ini tidak dapat dibuka.

Dari sepuluh pemain Timnas ini, Irfan Bachdim tetap unggul karena memiliki pengikut terbanyak, yaitu 223.491 orang. Sedangkan Markus Harison, kiper timnas yang baru saja menikah dengan artis Kiki Amalia, hanya memiliki 30.340 pengikut.

Berdasarkan pengamatan, akun Arif Suyono juga tak memiliki banyak follower,hanya 19.787. Hamkah Hamzah juga hanya memiliki 8.195 pengikut. Selain itu, Yongki Ari dengan 4.941 pengikut dan fans Juansyah berjumlah 1.633.

“Menang di lapangan, menang juga di Twitter. Hidup Timnas Indonesia,” tulis akun Twitter atas nama Sekarzidane.

“Kalau Indonesia jadi juara Piala AFF 2010, aku mau follow semua pemain timnas yang punya akun Twitter,” kata akun bernama _thyqha_.

Meskipun begitu, tidak semua pengguna Twitter mau mengetahui lebih banyak soal kehidupan anggota timnas Indonesia ini.

“Anggota timnas Indonesia punya akun Twitter. Ingin follow, tapi malas. Cukup Irfan Bachdim saja,” tulis akun Twitter Dhasyaxoxo. 
Sumber: var/inilah.com 
BACA SELENGKAPNYA

Ramang pemain sepak bola legendaris Indonesia



Pernah ada era dimana tim sepakbola Indonesia ditakuti di Asia, bahkan Eropa. Era dimana kecanggihan teknologi belum menjamah ranah olahraga. Era dimana kemampuan fisik masing-masing pemain lebih berperan dari formasi dan taktik. Di era itu, ada satu nama pesepakbola yang luar biasa. Salah satu bakat terpendam tanah air Indonesia yang kemampuannya diakui dunia. Dia adalah Ramang, pesepakbola asal Makassar yang namanya mengangkasa, dan terlupakan.

Ramang dilahirkan di Makassar, tahun 1928. Ayahnya, Nyo’lo, merupakan Ajudan raja Gowa Djondjong Karaenta Lemamparang yang dikenal sebagai jagoan sepak raga. Sejak kecil Ramang sudah terlihat mewarisi bakat ayahnya. Ia sering berlatih dengan seadanya. Bola anyaman rotan, gulungan kain, hingga buah jeruk kecil menjadi teman berlatihnya.

Pada tahun 1947, Ramang bergabung ke klub sepakbola Makassar Voetball Bond (MVB), yang kini dikenal dengan nama PSM Makassar. Sebelum bermain di klub besar tersebut, Ramang membela Persis (Persatuan Sepakbola Induk Sulawesi). Bakatnya tersendus oleh scout dari PSM ketika memperkuat tim tersebut dalam sebuah turnamen yang diadakan oleh PSM. Ramang mencetak 7 gol dalam sebuah pertandingan dan membawa Persis menang 9-0 dalam kompetisi tersebut.

Tanpa menunggu lama, PSM segera mengontrak pemain bertubuh mungil tersebut. Hanya setahun di PSM, Ramang telah menjelajah ke seluruh penjuru daerah di Indonesia. Ketika ia kembali ke Makassar, seseorang menawarinya pekerjaan sebagai opas di Dinas Pekerjaan Umum. Gajinya hanya Rp.3500,- per bulan dan tidak pernah naik.

Namun Ramang menerimanya dengan hati terbuka. Maklum, ketika itu sepakbola belum dapat dijadikan mata pencaharian tetap. Pekerjaan sampingan Ramang sebelum dikontrak PSM adalah kernet dan tukang becak. Namun akhirnya ia meninggalkan dua pekerjaan tersebut, bukan karena gajinya di PSM mencukupi, namun ia lebih mencintai sepakbola. Hal tersebut membuat kehidupan Ramang yang saat itu sudah berkeluarga, sangat memprihatinkan. Keluarganya tinggal menumpang di rumah seorang teman.

Dukungan dari sang istri yang tabah dan setia membuat Ramang dapat fokus bermain bola. Sampai akhirnya bakat luar biasa Ramang membuatnya terpilih memperkuat tim nasional Indonesia (kala itu bernama tim PSSI) pada tahun 1952.

Prestasi Ramang di tingkat nasional amat cemerlang. Dirinya dikenal sebagai striker haus gol yang tak lelah bergerak ke segala arah dengan kecepatan tinggi sambil melepas tendangan dnegan akurasi tinggi. Pada lawatannya tahun 1954 ke berbagai negeri Asia (Filipina, Hongkong, Muangthai, Malaysia) PSSI hampir menyapu seluruh kesebelasan yang dijumpai dengan gol menyolok. Dari 25 gol (dan PSSI hanya kemasukan 6 gol) 19 di antaranya lahir dari kaki Ramang.

Ketajaman Ramang membuat nama Indonesia disegani di tingkat sepakbola dunia. Beberapa tim terbaik dunia kala itu berebutan ingin menjajal kekuatan timnas Indonesia. Mulai dari Yugoslavia yang gawangnya dijaga Beara, salah satu kiper terbaik dunia waktu itu, klub Stade de Reims dengan si kaki emas Raymond Kopa, kesebelasan Rusia dengan kiper top dunia Lev Yashin, klub Locomotive dengan penembak maut Bubukin, sampai Grasshopers dengan Roger Vollentein. Namun Ramang adalah pribadi yang rendah hati, ia mengatakan bahwa prestasi timnas kala itu tak lepas dari perjuangan rekan-rekannya, bukan dirinya semata.

Ramang adalah pesepakbola dengan bakat alami murni. Sebagai penyerang, ia kerap mencetak gol dari berbagai sudut, bahkan sudut mustahil dan sulit sekalipun. Permainannya pun cantik dipandang mata. Salah satu kemampuan khusus Ramang adalah tendensi dan presisi untuk melepaskan tembakan salto. Tak jarang ia merobek jala lawan dengan sepakan akrobatik yang aduhai. Satu di antaranya yang paling diingat adalah saat PSSI mengalahkan RRC dengan skor 2-0 di Jakarta. Kedua gol itu lahir dari kaki Ramang, satu di antaranya tembakan salto.

Kehebatan Ramang di lapangan bola membuat seluruh Indonesia mengenalnya. Bahkan pada era akhir 50 an, banyak ibu-ibu menamakan anak mereka ‘Ramang’. Pertandingan paling berkesan adalah ketika Indonesia bertemu Uni-Soviet di Olimpiade Melbourne 1956. Kala itu Uni-Soviet memegang predikat sebagai salah satu raja sepakbola dunia, dengan pertahanan yang dipegang kiper legendaris Lev Yashin. Hebatnya, Indonesia berhasil menahan tim tersebut dengan skor kacamata. Ramang bahkan hampir saja mempermalukan Uni-Soviet dengan mencetak gol, namun gagal karena bajunya ditarik pemain belakang lawan sebelum sempat menendang bola.

Namun waktu terus berjalan, roda kehidupan terus berputar. Untuk Ramang, singkat saja dirinya berada di puncak kejayaan. Sinarnya semakin suram setelah dirinya terkena hukuman skors pada tahun 1960. Pria sederhana ini divonis menerima suap. Ketika dipanggil kembali pada tahun 1962, sinarnya telah pudar. Ramang akhirnya pensiun total dari sepakbola pada tahun 1968 dalam usia 40 tahun. Klub terakhir yang dibelanya adalah PSM Makassar.

Namun Ramang tidak meninggalkan lapangan hijau. Ia kembali sebagai pelatih dan sempat membawa tim Persipal Palu menjadi tim yang disegani di Indonesia. Ramang juga pernah melatih klub yang membesarkan namanya, PSM Makassar (sampai sekarang, salah satu julukan PSM Makassar adalah ‘Pasukan Ramang’). Namun ternyata dunia kepelatihan terlalu kejam untuk Ramang. Ia disingkirkan secara perlahan dari dunia itu hanya karena tidak memiliki ijazah kepelatihan. Padahal racikannya yang bermaterikan pengalaman pribadi dan teori yang didapatnya dari pelatih timnas PSSI Tony Pogacnick berhasil membuat jeri lawan-lawan tim yang dilatihnya. Ramang tetap menerima semua hal itu dengan lapang dada. Untungnya lagi, ia tidak sampai harus berhenti menggeluti dunia yang dicintainya karena gosip miring tersebut.

Ramang di masa tuanya

Pada tahun 1981, setelah melatih anak-anak PSM di bawah hujan, Ramang sakit. Selama enam tahun ia berjuang melawan sakit radang paru-paru yang dideritanya tanpa mampu berobat ke Rumah Sakit. Ramang memang hidup amat sederhana pada masa tuanya. Karena sekali lagi, gaji seorang pelatih bola waktu itu tidak bisa dijadikan penopang seseorang yang telah berkeluarga. Ramang hanya jebolan Sekolah Rakyat, tanpa ijazah, semua jadi sulit.

Pada tahun 1987, salah satu legenda terbesar sepakbola Indonesia ini wafat di kediamannya yang sangat sederhana. Ia menghuni rumah kecil tersebut bersama anak, menantu dan cucunya, semua berjumlah 19 orang.


Patung Ramang yang sederhana

Sekarang, yang cukup menyedihkan, nama Ramang seakan sudah terhapus dari ingatan masyarakat Indonesia. Tenggelam di bawah nama seperti Kurniawan Dwi Yulianto, Bima Sakti, Bambang Pamungkas, dan Irfan Bachdim. Satu-satunya pengingat orang-orang akan keberadaannya hanyalah sebuah patung sederhana di pintu utara lapangan Karebosi, Makassar.

Mari kita kenang kembali keberadaan mereka yang pernah mengangkat nama Indonesia di mata dunia pada suatu era, walaupun hanya lewat sepakbola. 
Sumber: beritaunik.net
BACA SELENGKAPNYA

Christian Gonzales, sosok yang taat beribadah


Seorang Cristian Gonzales memang pemberani di lapangan hijau. Bomber Timnas Indonesia itu tak takut apapun, kecuali satu. Apa itu?

Pemain yang kini bergabung bersama klub sepak bola Persib Bandung itu memang dikenal tangguh saat berduel berebut bola, siapapun lawannya tak gentar ia hadapi. Termasuk terhadap pemain Tim Nasional Filipina, lawan yang akan ia hadapi di leg kedua semifinal Piala AFF 2010, Minggu (19/12/2010). Tak satu pun dari para pemain The Azkals yang dia takuti.

“Aku tidak takut siapapun. Aku cuma takut Tuhan,” ujarnya mantap kepada wartawan seusai latihan sore di Lapangan C Kompleks Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jumat (17/12/2010) petang.

Meski berjuluk El Loco alias Si Gila, pemain yang dikenal garang di atas rumput ini memang seorang yang religius. Gonzales selalu mengawali setiap pertandingan dengan berdoa.

“Saya tak pernah lupa akan ibadah,” jawabnya ketika ditanya kewajibannya menjalankan sholat lima waktu selama Piala AFF ini digelar. [nic]
Sumber: inilah.com
BACA SELENGKAPNYA

Kim Jeffrey merupakan pemain sepakbola naturalisasi pertama PSSI



Ketua Umum PSSI, Nurdin Halid, menegaskan Kim Jeffrey Kurniawan merupakan pemain hasil program naturalisasi pertama yang dilakukan PSSI. Selama ini, Christian 'El Loco' Gonzales dianggap sebagai pemain pertama naturalisasi yang melalui program PSSI. Namun, hal tersebut dibantah oleh Ketua Umum PSSI, Nurdin Halid.

Pria yang akrab disapa dengan nama Puang ini menegaskan Kim Jeffrey merupakan pemain pertama naturalisasi yang melalui program PSSI. "Saya tegaskan, Kim Jeffrey merupakan pemain pertama yang melalui program naturalisasi. Christian Gonzales bukan melalui program naturalisasi PSSI," ujar Nurdin dalam jumpa pers di kantor PSSI, Senayan, Senin 20 Desember 2010.

"Gonzales murni permintaannya sendiri untuk menjadi Warga Negara Indonesia. Karena dia sudah lama tinggal di Indonesia, menikah dengan wanita Indonesia, punya anak WNI dan dia cinta negara Indonesia," lanjut Nurdin.

"Dia (Kim) datang ke rumah saya sekitar dua tahun lalu meminta bantuan untuk menjadi WNI. Dan kami hanya membantu di Departemen Hukum dan HAM," kata Nurdin.
Sumber: vivanews
BACA SELENGKAPNYA

Pria asli dalam logo NBA



Hanya segelintir orang yang mengetahui bahwa siluet dalam logo NBA adalah bintang NBA sepanjang masa. Dia adalah Jerry West, pentolan Los Angeles Lakers. Pemain yang kerap dijuluki Mr Clutch ini disebut-sebut sebagai guard terbaik dalam sejarah NBA. Bukan hanya karena tinggi badan dan aspek atletisnya, melainkan juga karena seringnya insiden berdarah yang menimpa dirinya.

Setidaknya sembilan kali Jerry West mengalami patah tulang hidung saat bertanding. Ia jugasering harus digendong, bahkan ditandu saat keluar dari lapangan karena cedera yang dialaminya.

West sendiri tercatat 14 kali masuk dalam All Star Team, namun baru satu kali memenangi pertandingan. Ia menjadi orang ketiga yang mencetak lebih dari 25 ribu poin, di mana di tiap pertandingan rata-rata ia mencetak 27 poin. Tahun 1997, West dimasukkan dalam daftar 50 pemain terbaik dalam sejarah NBA.


Sumber: beritaunik.net
BACA SELENGKAPNYA