Peneliti memperbaharui kalkulator kiamat



Pengguna dapat memasukkan rincian seperti diameter dan kepadatan. Program web kemudian memperkirakan skala bencana berikutnya, seperti ukuran kawah yanag akan terjadi. Program itu juga akan memberitahu seberapa jauh Anda harus menyelamatkan diri agar tak terkubur oleh semua bahan yang dilemparkan oleh ledakan, atau jadi korban terbakar.

Kalkulator asli telah menjadi hit besar ketika dirilis, tidak hanya untuk komunitas riset tapi juga bagi publik yang penasaran. Dirancang oleh Profesor Purdue Jay Melosh dan sejawatnya, program itu didukung oleh persamaan ilmiah yang akurat. Banyak organisasi pemerintah dan lembaga-lembaga ilmiah secara teratur me-link kalkulator itu sebagai alat pendidikan.

Pembaruan itu menggabungkan beberapa efek dampak tambahan, seperti ketinggian gelombang tsunami akibat tabrakan. Namun perbedaan penting bagi mereka yang telah akrab dengan alat itu, akan melihat jauh lebih visual dan user-friendly.

"Kami harus memperbarui karena berbagai pengetahuan telah meningkat," kata Dr Gareth Collins dari Imperial.

"Salah satu penambahan baru utama adalah perkiraan tinggi gelombang tsunami dan jarak dari dampak yang telah menjadi permintaan populer. Kami tidak meletakkannya di kalkulator asli karena tidak ada konsensus menyangkut bahaya. Karena beberapa riset yang makin baik dan sekarang kami memiliki pemahaman yang lebih baik dari masalah tersebut," katanya kepada BBC News.
Sumber: inilah.com
smo