Baru-baru ini, Stephen Hawking,seorang ilmuwan terkenal asal Inggris, bilang, “There is no place for God in theories on the creation of the Universe”, begitu katanya seperti dikutip dari BBC. Atau terjemahan bebasnya kira-kira seperti ini: “Tak ada keterlibatan Tuhan dalam teori penciptaan alam semesta.”
Kalimat si Profesor Hawking itu cukup menghenyak banyak pihak, walau pun sebenarnya dia sebelumnya juga sering menyampaikan pernyataan-pernyataan senada seperti itu.
Kalimat Hawking bisa didengar atau diinterpretasikan berbeda oleh setiap orang, tergantung keyakinan yang dipegangnya. Misalnya seperti ini.

Orang atheist mendengarnya seakan-akan Hawking bilang begini: “Tuhan itu tidak ada dan saya bisa membuktikannya.”
Orang komunis mendengarnya seakan-akan Hawking bilang begini: “Saya tidak percaya Tuhan, tapi tolong bilang ke semua orang bahwa pendapat saya itu salah.”
Orang beragama mendengarnya seakan-akan Hawking bilang begini: “Kita tidak membutuhkan tempat ibadah untuk membuktikan sesuatu.”
Orang bimbang mendengarnya seakan-akan Hawking bilang begini: “Sudah saya bilang, Tuhan itu tidak ada.”
Ahli psikologi mendengarnya seakan-akan Hawking bilang begini: “Sudah jadi kebutuhan dasar manusia untuk selalu mencari jawaban atas pertanyaan ‘mengapa’, dan jawabannya ‘ya begitulah’.”
Orang skeptis (masa bodoh) mendengarnya seakan-akan Hawking bilang begini: “Belilah buku baru saya.”
Orang bingung mendengarnya seakan-akan Hawking bilang begini: “Ngerti nggak?”
*
Begitulah, interpretasi seseorang terhadap sebuah kalimat yang diucapkan orang lain bisa berbeda-beda, tergantung latar belakang orang itu. Sori kalo salah, tak ada maksud menyinggung orang/golongan tertentu. Cuma sekedar posting :D
BTW, kalo saya sendiri mendengarnya seperti apa? Kalo saya, mendengarnya seakan-akan Hawking bilang begini: “Tak ada keterlibatan Tuhan dalam teori penciptaan alam semesta.”
Jah, itu sih sama dengan terjemahan di atas tadi? Lah iya, orang saya yang ngetik ko..he he hehe
Sumber: http://inimu.com/bebas/2010/09/05/stephen-hawking-teori-penciptaan-tuhan-dan-interpretasi-orang-orang/
smo