Asal usul istilah SPAM



Kata “spam” berasal dari SPAM. SPAM itu singkatan dari Spiced Ham. SPAM adalah merek daging kalengan. 

Kisah ini dikutip dari Internet Society, sebuah organisasi non-profit yang memberikan pengarahan dalam hal standar, pendidikan, dan kebijakan bidang internet.

Tahun 1970-an acara komedi di BBC Monty Phyton’s Flying Circus menampilkan sketsa berjudul Spam. Sketsa itu berlatar kafe dengan daging kalengan bermerek SPAM sebagai salah satu pilihan dalam menu. Dalam sketsa itu, ketika pelayan membacakan SPAM di menu, muncullah lagu latar belakang yang diserukan oleh orang-orang Viking, “SPAM, SPAM, SPAM, SPAM, lovely SPAM! Wonderful SPAM!”

Tahun 1980, istilah itu dipakai dalam buletin online dan dalam Multi-User Dungeon (MUD), sebuah ruang virtual yang berisi banyak orang. Ketika itu orang bisa mengulang-ulang kata “Spam”, menirukan sketsa Monty Phyton. Pada ruang ngobrol People Link atau pada masa awal AOL, kutipan dari sketsa di BBC tersebut sering memenuhi monitor.

Spam sempat berbentuk  “seni ASCII”–salah satu hasilnya adalah gambar yang dibuat dari angka, huruf, serta karakter lain. Gambar dari ASCII itu bisa memenuhi monitor. Orang di dalam suatu ruang ngobrol sering memakai gambar ASCII untuk “mengusir” newbie sehingga obrolan para anggota lama bisa dilanjutkan. Gambar ASCII juga sering dipakai untuk ribut di ruang obrolan. Dulu, komunitas Star Wars sering menyerbu ruang ngobrol komunitas Star Trek dengan gambar ASCII–begitu juga sebaliknya. Serbuan berhasil ketika orang-orang yang diserang pergi dari ruang ngobrol. Serbuan ini dulu populer dengan istilah “membanjiri” (flooding) atau “menyampah” (trashing).

Tahun 1993, sebuah software untuk observasi melepaskan lusinan pesan ke dalam newsgroup news.admin.policy. Tahun 1998, Kamus Oxford menambah terminologi spam dengan “Pesan tanpa arti atau tak layak yang dikirim di Internet pada sejumlah newsgroup atau users.”
Sumber: beritaunik.net
BACA SELENGKAPNYA

Cinta itu ilmiah



Peneliti dari Syracuse University, Profesor Stephanie Ortigue, menemukan ada 12 kawasan pada otak yang akrif pada saat seseorang jatuh cinta. Kedua belas area itu memproduksi bahan kimia, seperti dopamine, oxytocin, adrenalin, dan vasopression, yang menyebabkan pada euforia. Rasa cinta juga berhubungan dengan fungsi psikologi, metafora, dan penilaian fisik.

Jadi, cinta itu berasal dari hati atau otak? “Pertanyaan yang selalu sulit dijawab. Saya berpendapat asalnya dari otak,” kata Ortigue. “Contohnya, suatu proses di otak kita bisa merangsang hati. Beberapa perasaan dalam hati kita sebetulnya merupakan gejala atas proses yang terjadi di otak.”

Penelitian lain mendapati peningkatan jumlah darah dalam faktor penumbuh untuk syaraf yang memegang peranan vital dalam cara orang bersosialisasi. Hal ini menghadirkan fenomena yang disebut dengan “cinta pada pandangan pertama”. Hal ini dikonfirmasi oleh temuan Ortigue yang menyebutkan kalau cinta bisa hadir dalam waktu seperlima detik.

Ortigue menjelaskan dengan memahami cara orang jatuh cinta dan putus cinta, para peneliti bisa mengembangkan metode baru. “Kita bisa mengerti penyakit putus cinta,” kata Ortigue.

Penelitian Ortigue juga menemukan ada komponen otak yang berbeda untuk jenis cinta yang berbeda. Cinta tanpa syarat, contohnya cinta seorang ibu pada anaknya, dipicu oleh aktivitas otak di bagian umum dan pada tempat yang berbeda-beda, termasuk otak tengah. Cinta yang bergairah antara kekasih melibatkan area kognitif, bagian yang mengharapkan pamrih, dan penilaian fisik.
Sumber: beritaunik.net
BACA SELENGKAPNYA

Misteri Circle Crop di dunia terjadi sejak tahun 1686



Misteri crop circles seperti terjadi di sawah Desa Rejosari, Jogotirto, Berbah, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Minggu (23/1/2011), memang fenomena baru di Indonesia.

Namun, di luar negeri fenomena itu sudah tercatat sejak lama, bukan dari abad lalu saja. Pada 1686, Prof Robert Polt, LDD menulis dalam peublikasi A Natural History of Staffordshire.

Robert Poll adalah "penjaga" pertama Museum Ashomolean dan profesor kimia di Oxford. Ia mendeskripsikan, bentuknya bukan hanya lingkaran, melainkan area yang rata "terdiri tiga bagian dari lingkaran, lainnya adalah setengah lingkaran, beberapa lagi kuadran."

Bentuk-bentuk itu terbentuk di lahan yang subur dan di padang terbuka. Bukan hanya satu, kadang-kadang bahkan dua dan tiga lingkaran.

Kemudian, pada Juli 1880 dipublikasikan sebuah jurnal ilmiah prestisius, Nature, yang memuat surat dari seorang spectroscopist bernama J Rand Capron. Ia mendeskripsikan temuannya soalpola unik di Inggris bagian selatan.

"Membentuk spot bundar dengan beberapa tangkai yang berdiri sebagai pusatnya, beberapa tangkai ambruk dengan bagian kepala tertata apik membentuk lingkaran di sekitar pusat, dan di luarnya adalah lingkaran tangkai yang utuh."

Capron menduga pola itu disebabkan "angin topan". Ia juga menyisipkan sketsa lingkaran itu, tetapi tidak dimuat oleh Nature.

Setelah itu, lebih banyak lagi info tentang munculnya bentuk-bentuk misterius tersebut dengan pola yang bermacam-macam dan bahkan sangat mengesankan.

Di Inggris, corp circles sering kali muncul di dekat situs-situs purbakala, seperti Stonehenge yang terkenal karena bebatuan raksasa tersusun rapi dan menakjubkan betapa manusia kuno sudah mempunyai teknologi modern untuk membangunnya.

Namun, crop circles juga muncul di Amerika Serikat yang termasuk tidak mempunyai sisa peradaban kuno, kecuali wilayah yang awalnya didiami oleh bangsa Indian kuno.

Kini, di Amerika pula ada kelompok peneliti yang mempelajari fenomena ini secara ilmiah, namanya Burke, Levengood, Talbott (BLT) Research Team.

Mereka mengkoleksi banyak sekali fenomena crop circles, mewawancarai para saksi mata, dan menganalisisnya dari berbagai aspek. Namun, mereka pun belum mempunyai jawaban yang mencukupi. Crop circles masih misteri sampai sekarang.
Sumber: http://www.bltresearch.com
BACA SELENGKAPNYA

Kehidupan dunia air di Cina



The Atkin’s Architecture adalah kelompok arsitektur multinasional yang terkenal dan merupakan badan konsultasi desain yang memiliki banyak pelanggan di kawasan Timur Tengah dan India. Info terbaru untuk pertama kalinya mereka mendesain dan merekayasa tempat pariwisata di Songjiang, Cina, yang disebut Dunia Air yang mampu bersaing dengan desain internasional lainnya.


Dunia Air dikonstruksi di sebuah tambang megah yang dipenuhi dengan air, ini adalah contoh kesempurnaan alam yang dikombinasikan dengan desain kontemporer modern. Resor hotel dengan 400 ruang tidur mewah dan megah ini dibuat di tengah-tengah lingkungan alam. Resor ini memiliki cita rasa unik seakan-akan membentuk lingkungan sosial masyarakat bawah air. Fasilitasnya meliputi ruang tamu, restoran, kafe, fasilitas olahraga dan banyak lagi.
Sumber: beritaunik.net
BACA SELENGKAPNYA

Bukti Crop Circle yang dibuat oleh manusia



Dua ilmuawan Lembaga Antariksa dan Penerbangan Nasional memastikan, crop circle di Berbah, Sleman, Yogyakarta, buatan manusia. Validitas tersebut dibuat setelah tim dari Lapan dan Polres Sleman melakukan penelitian di lokasi, Selasa (25/1/2011) siang tadi.

"Ini buatan manusia. Kami menemukan beberapa bukti bahwa ini dibuat secara tradisional," tegas Kepala Pusat Pemanfaatan Sains Antariksa Lembaga Antariksa dan Penerbangan Nasional (Lapan) Sri Kaloka Prabotosari di lokasi sore tadi. Sri Kaloka datang bersama peneliti lain, Nizam Ahmad.

Tim dari Lapan tersebut mengungkapkan bukti-bukti crop circle tersebut dibuat manusia. Bukti pertama pada titik sentral dari crop circle tersebut berupa lingkaran berdiameter 5 cm. "Di titik sentral tersebut, kami temukan ada lubang sedalam 25 cm dan lebar 4 cm yang kami duga sebagai titik pusat. Lubang tersebut dibuat dari batang atau pipa," tegas Sri Kaloka.

Tim Lapan juga menemukan adanya batang-batang padi yang patah dan akarnya tercabut. "Itu akibat diinjak," jelasnya.

Sri Kaloka mengatakan, kemungkinan pembuat crop circle tersebut menggunakan tali dari pusat simetris yang selanjutnya dibentuk beberapa pola. "Temuan kami, tidak semua pola itu sama, ada yang besar, ada yang kecil. Jadi kami yakin ini buatan manusia," ujar Sri Kaloka.

Sementara itu, tim dari Polres Sleman juga menjumpai jejak kaki manusia. Jejak kaki tersebut sebelumnya tidak tampak karena terselimuti batang padi yang roboh.

Kapolres Sleman AKBP Irwan Ramaini yang datang di lokasi crop circle mengatakan, tidak ada jejak UFO di lokasi.

"Berdasarkan penyelidikan kami bersama tim dari Lapan, dugaan kami sama dengan tim dari Lapan. Ini buatan manusia," tegas Irwan Ramaini.

Selanjutnya, pihaknya masih akan tetap mengamankan area dan meminta warga tidak mendekati bukti di dekat lokasi itu karena bisa membahayakan keselamatan. Satu orang tewas tadi siang setelah jatuh dari bukit. Polisi juga akan mencari pelaku pembuat corp circle yang menggemparkan itu dan mempelajari motifnya. 
Sumber: tribunnews
BACA SELENGKAPNYA

Macan dahan Sumatra memiliki spesies tersendiri



Macan atau harimau dahan yang hidup di Sumatera dan Kalimantan dipastikan merupakan spesies kucing tersendiri dengan nama latin Neofelis diardi. Macan dahan ini ditemukan terpisah 1,5 juta tahun dengan nenek moyang bersama spesies macan dahan daratan China (Neofelis nebulosa).

Dugaan macan dahan Sumatera ini spesies berbeda dimulai melalui penelitian genetik yang dikutip dari Andrew C. Kitchener, Mark A. Beaumont, dan Douglas Richardson pada Desember 2006. Keduanya menemukan perbedaan yang mencolok antara macan dahan di Sumatera dan Kalimantan ini dengan yang hidup di daratan China.

Selain perbedaan genetik, pola motif macan dahan Sumatera dan Kalimantan ini lebih kecil dan gelap. Namun hasil penelitian ini masih dipelajari lebih jlanjut.

Kemudian, pada Sabtu 22 Januari 2010, BBC mengutip dari sebuah tim ilmuwan yang bekerja di Hutan Lindung Dermakot di Malaysia mengeluarkan sebuah video rekaman kucing ini di habitat liar. Tim dipimpin Andreas Wilting dari Institut Leibniz Institute untuk Riset Hewan dan Alam Liar di Berlin, Jerman, ini menangkap gambar macan dahan berjalan di sebuah jalan.

Gambar ini diharapkan menambah sampel 15 macan dahan Kalimantan dan 16 macan dahan Sumatera, untuk dipelajari molekul dan genetik asalnya.

"Meski kami mengira macan dahan Kalimantan dan Sumatera telah terpisah sejak zaman es terakhir, belum diketahui apakah isolasi ini telah menyebabkan mereka terpisah menjadi dua subspesies," kata Wilting.

Namun analisis tim memastikan keduanya berbeda penampilan sehingga disebut subspesies Neofelis diardi borneensis untuk yang hidup di Kalimantan dan Neofelis diardi diardi untuk yang hidup di Sumatera.

Keduanya sama-sama memiliki pola kulit yang sama, namun memiliki sedikit perbedaan morfologi pada tengkorak dan gigi. Hasil penelitian ini diumumkan dalam jurnal Filogenetik Molekular dan Evolusi.

"Sejauh ini kami hanya berspekulasi mengenai penyebab evolusi macan dahan," kata anggota tim, Joerns Fickel. Penyebabnya diduga adalah letusan gunung Toba sekitar 75 ribu tahun yang lalu yang menyapu habis macan-macan dahan yang ada. Satu grup bertahan di China dan satu lagi di Kalimantan. Tipe kedua ini kemudian terpisah jadi kedua, ketika sebuah kelompok berpindah ke Sumatera di zaman es. Tapi pada saat es mencair mereka terpisah total.

Keberadaan macan dahan ini sekarang terancam punah sehingga masuk dalam kategori hewan langka yang dilindungi dunia. Habitatnya sendiri terancam, karena hutan Kalimantan dan Sumatera termasuk dalam list pembabatan hutan.
Sumber: VIVAnews
BACA SELENGKAPNYA

Bahaya berbohong



Berbohong memang selalu mendatangkan perasaan bersalah dan membuat resah. Bukan hanya membuat Anda tidak tenang, berbohong juga bisa membawa efek buruk bagi kesehatan. Tahukah Anda, bahwa beberapa komplikasi kesehatan bisa Anda alami karena berbohong, salah satunya adalah stroke.

Menurut Saundra Dalton-Smith M.D, penulis "Set Free to Live Free", sebagai awal, dengan berbohong sebenarnya Anda melepaskan hormon stres. Ini adalah hormon yang juga merangsang apa yang disebut "Fight or Flight Response".

"Berbohong dapat meningkatkan stres hormon yang bisa mengakibatkan degup jantung dan tarikan nafas meningkat, pencernaan melemah, serat saraf dan otot menjadi sangat sensitif," kata Smith seperti dikutip dari Bettyconfindential.com.

Hal ini mungkin tidak berpengaruh serius. Tapi, jika sering terjadi, dapat menyebabkan penyakit seperti jantung koroner, stroke, dan gagal jantung kongestif. Itu karena tekanan darah di jantung meningkat ketika Anda berbohong.

"Ini dapat mengancam kehidupan jika terjadi dalam waktu yang lama," kata Dr Smith.

Itulah sebabnya uji coba detektor kebohongan atau Polygram bisa valid, karena mengukur tekanan darah. Berbohong sesekali memang tidak langsung membuat Anda terkena stroke. Tetapi, jika kebohongan menjadi kebiasaan, itu bisa jadi bahaya bagi Anda dalam hal risiko stroke yang semakin besar.

Menurut hasil riset yang diumumkan dalam "Journal Consciousness and Cognition" oleh Departemen Psikologi Ghent University di Belgia, selalu menyatakan kebenaran membuat seseorang makin sulit melakukan kebohongan. Dan, sebaliknya makin sering orang berbohong, makin sulit ia mengatakan kebenaran.

Mereka yang berbohong setiap hari atau telah menyimpan rahasia besar selama bertahun-tahun mungkin akan lebih berisiko mengalami gangguan kesehatan dibandingkan yang jarang berbohong.

Seiring dengan komplikasi dari tekanan darah tinggi, "pembohong kronis" juga dapat berisiko terkena penyakit yang sama dengan seseorang yang mengalami stres kronis, seperti kanker, diabetes, dan penyakit jantung.

Dengan pemahaman ini, berbohong tampaknya memang berisiko tinggi bukan hanya bagi kesehatan psikis tetapi juga fisik. Sebisa mungkin jangan menyakiti seseorang secara emosional dengan membohonginya. Mengatakan kebenaran dan bersikap jujur adalah hal terindah yang dapat Anda lakukan untuk kesehatan diri sendiri.

"Daripada terjebak dalam lingkaran setan kebohongan, yang terbaik adalah konsisten mempraktikkan kebenaran," kata Dr Smith.
Sumber: VIVAnews
BACA SELENGKAPNYA

Bumi akan diterangi 2 matahari



Untuk periode beberapa mingu di akhir tahun 2011  ini, planet Bumi akan memiliki dua buah “Matahari”. Ini terjadi ketika salah satu bintang paling terang yang biasa hadir di malam hari meledak.

Supernova, atau ledakan bintang itu akan memberikan pesona pertunjukan cahaya yang paling terang sejak pertama kali planet Bumi lahir.

Menurut prediksi Brad Carter, dosen fisika senior dari University of Southern Queensland, Australia, cahayanya akan sangat terang sampai-sampai malam akan menjadi seperti siang hari selama satu atau dua minggu.

Sumber cahaya itu adalah Betelgeuse, yang terletak di konstelasi Orion, berjarak 640 tahun cahaya dari Bumi. Bintang merah super raksasa ini sedang sekarat dan akan meledak.

“Saat ia meledak, ia akan terbakar dengan sangat terang dan Bumi akan tampak seperti memiliki dua buah Matahari,” kata Carter, seperti dikutip dari Daily Mail, 22 Januari 2011.

Namun demikian, belum dapat dipastikan kapan bintang itu akan meledak. “Jika Betelgeuse tidak meledak di akhir tahun ini, bisa jadi bintang itu baru akan meledak beberapa juta tahun ke depan,” ucapnya.
Sumber: VIVAnews
BACA SELENGKAPNYA